Cari

Love My Life

Menghafal Al Qur’an, Masih Belum Terlambat

life in letters

(Bismillah. Tulisan ini dibuat sebagai pengingat untuk diri sendiri. Alhamdulillah kalo bisa juga memberikan manfaat buat yang lain).

Kisah ini dimulai dari statusku sekarang yaitu sebagai “mahasiwa pengangguran”. Kenapa mahasiswa pengangguran? Karena emang proses perkuliahan pre-klinik sudah selesai, tapi sekarang masih menunggu wisuda dan koas. Menjadi seorang “pengangguran” yang lumayan lama membuatku berpikir tentang beberapa pilihan kegiatan yang bisa aku lakukan. Sempat terbersit beberapa pilihan mulai dari jalan-jalan, nyelesain nonton film yang belum ditonton, baca novel/buku yang belum dibaca, belajar bahasa, belajar jahit, belajar masak, sampe ada keinginan juga buat jadi asisten penelitian, jadi volunteer di kegiatan sosial, jadi pengajar buat anak-anak, mau coba usaha/jualan gitu, pengen ikut rumah tahfidz/qur’an dan lain-lain. Di antara semua pilihan itu, Alhamdulillah Allah kasih jalan buat aku ikut Dauroh Qur’an selama 1 bulan di Rumah Qur’an, yang lokasinya ada di Karanganyar.

Berawal dari info salah satu temen yang sama-sama pengen ikutan program hafalan, akhirnya…

Lihat pos aslinya 1.201 kata lagi

Suara Hati

nulis× : “Kok sekarang sering bingung mau nulis apa ya?”
y : “Hmm, jadi ngerasa nggak produktif ya?”
x : “Gimana dong?”
y : “Masih rajin baca buku-buku?”
x : “Eh iya ya, sekarang sering nggak sempat”
y : “Disempatin lah”
x : “Padahal seharian udah sampai lembur-lembur, kok masih kehabisan waktu gini ya? Apakah waktuku nggak berkah?”
y : “Yang tahu jawabannya ya kamu sendiri. Mungkin bisa mulai diagendakan lagi dan di-list buku-buku yang mau dibaca”
x : “Eh, tapi aku juga bingung tuh. Kenapa ya ide-ide malah muncul di saat yang nggak tepat?”
y : “Saat yang nggak tepat?”
x : “Iya, idenya tu malah sering muncul waktu kuliah, kuliah anatomi lagi. Jadi nggak fokus. Bingung antara mendengarkan kuliah dosen atau menuangkan ide ke dalam tulisan”
y : “Wkwk, kok lucu. Parah kamu”
x : “Gimana ya?”
y : “Harusnya kamu yang lebih tau jawabannya”
x : “Yaudah, dengerin kuliah dosen dulu aja deh. Mungkin aku akan dapat ide dari perkuliahan.” Kamis, 23 Maret 2017
Kuliah Anatomi Sistem Saraf

[Rahasia Hati]

rahma 2Kadang ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.. Ada banyak kata yang mungkin tidak terucap. Ada banyak hal yang sampai nanti pun akan tetap rahasia.

Rahasia hati, siapa yang tahu?
Banyak hal yang terjadi dan tak terduga, dan semua hal itu adalah kuasa Allah.
Hati kita pun amat mudah terbolak balik.. 💕💕. Dan hati kita pun bukan milik kita, hati ini adalah bagian dari kuasa-Nya.

Sadarkah kita?
Suatu saat kita mengecewakan orang lain tanpa sengaja, dan kita tidak menyadarinya.
Di waktu lain, kita dikecewakan orang lain, dan orang itu tidak menyadari bahwa kita kecewa.
Kecewa dan dikecewakan adalah bagian dari perkara hati.
Perkara hati yang dianggap sepele, namun sebenarnya amatlah tidak sepele. Coba bayangkan apabila hanya karena kecewa dan dikecewakan, mereka tak lagi bertegur sapa. Hmm,.. 😐

Hati kita kadang terlalu sibuk menerka-nerka.
Namun mengapa tidak kita tanyakan saja perkara hati itu kepada Sang Maha Pemilik Hati?

Bukankah Sang Maha Pemilik Hati sudah menganugerahkan akal yang digunakan bersama hati?
Bukankah Sang Pemilik Hati sudah menunjukkan cara untuk menjaga hati-hati tetap berada dalam cinta-Nya?

[Bagaimana Kabarnya Hari Ini]

Kalam 2“Apa kabarnya?” Pertanyaan yang sering dilontarkan saat pertemuan. Namun, seringkah kita bertanya pada diri sendiri bagaimanakah kabar iman?

Banyak muslim lupa bahwa kadar keimanan haruslah selalu dipantau. Mereka lupa bahwa hati harus selalu dijaga.
Hati yang cantik, hati yang selalu berusaha taat pada Rabb-Nya.
Tidak mudah menjaga hati.
Tidak mudah untuk selalu memuhasabah diri kita.
Kadar iman selalu berfluktuasi…
Selalu berubah-ubah.. Jangan pernah lelah untuk menjaga hati!

Semoga hati-hati kita bisa menjadi hati yang cantik..
💕💕

Rumah

KalamBukan hanya rumah singgah, tapi rumah di mana aku menemukan keluarga… Dari rumah ini aku banyak belajar untuk jangan pernah lupa menyebarkan kebaikan di manapun aku menginjakkan kaki…
Dalam rumah ini, cahaya ilmu terang benderang berpendar ke segala arah. Cahaya ilmu untuk mencari ridha-Nya…
Di rumah ini, aku punya tempat kembali saat lelah dan mungkin hilang arah.
Berada di rumah ini, kutemukan keluarga yang mendukung dan mengingatkanku apabila aku melakukan kesalahan.
Kata-kata tak bisa menggambarkan betapa berharganya rumah ini untukku.

Hmm, semoga aku selalu bisa untuk kembali pulang ke ‘Baiti Jannati’ ku.
.
.
.
Bersyukurlah, Allah telah memilihkan jalan ini..
Jalan yang penuh liku dan sulit, yang mungkin hanya sedikit yang bertahan di jalan ini. Namun, yakinlah bahwa selalu ada mereka yang tangguh berjuang di jalan ini.
Mereka-mereka yang menyadari bahwa surga terlalu indah untuk tidak diperjuangkan.. 💕💕 Syi’ar KaLAM 1438 H

Bahagia

Apakah kita bahagia hanya karena hal-hal yang menakjubkan?
Apakah kita bahagia hanya karena impian kita tercapai?
.
.
Bagaimana kita bahagia?
.
.
Seringkali bahagia tidak didapatkan dari hal-hal yang besar. Banyak orang yang malah merasakan kehampaan setelah ambisi besarnya terwujud.

Percaya atau tidak, bukanlah uang yang banyak, gadget yang paling baru, dan hal-hal macam itu yang membuat kita bahagia. Mungkin iya bahagia, tapi hanyalah sesaat. Saat hal-hal itu lenyap, lenyap pulalah kebahagiaan itu. Dan kita malah terus menerus mengejar hal-hal itu. Sebenarnya kesyukuran atas segala hal yang kita milikilah yang akan mendatangkan kebahagiaan.

Tanpa kita sadari, hal-hal kecil dan sederhana sering membuat kita bahagia.
Coba ingat-ingat.. Pernahkah kita tersenyum senang karena hadiah kecil dari orang-orang yang kita sayang? Padahal mungkin hadiah itu tidak begitu berharga.. Pernahkah kita tersenyum melihat senyuman sahabat kita? Kita ikut bahagia melihat dia bahagia.. Pernahkah secara tiba-tiba kita bertemu teman lama secara tidak sengaja? Dan kita sangat senang dengan pertemuan itu, bernostalgia sampai lupa waktu.

Pernahkah kita sangat bahagia karena menemukan hal baru yang dapat dipelajari dan ternyata amat menyenangkan mempelajarinya?

Ingatkah kita akan hal-hal kecil yang membahagiakan itu?Hal Kecil Membahagiakan.jpg

Writer

writer.jpgan author or journalist;

a person engaged in writing books, articles, stories, etc., especially as an occupation or profession.

Banyak orang yang berpikir menjadi penulis itu mudah. Mereka mulai menulis, semangat untuk menulis di awal, tapi berhenti ditengah-tengah. Menyerah, putus asa.

Untuk menjadi seorang penulis, satu hal yang terpenting yang harus dilakukan adalah menulis. Menumbuhkan kebiasaan menulis amat penting, dan mungkin perlu paksaan di awalnya.

Sulit untuk tetap konsisten menulis? Ya. Namun konsistensi itu perlu diupayakan. Menjadi penulis tidak instan, istiqomah dan sabar perlu terus ditingkatkan.

Memaksa diri untuk terus menulis

Berawal dari klub Senin Forum Lingkar Pena yang sudah menjadi agenda rutin setiap minggu. Aku merasa semakin butuh untuk dipaksa menulis. Agenda kampus dan akademik yang kadang menumpuk dan membutuhkan tenaga ekstra, membuat aku harus mencuri-curi waktu untuk menulis.

Nah, aku merasa kebiasaan menulis rutinku belum tertumbuhkan. Akal dan hatiku menyarankan diriku untuk mencari wadah untuk bisa lebih konsisten menulis, aku ingin menulis setiap hari.Aku pun menemukan sebuah broadcast di salah satu grup whatsapp, aku menemukan Pengusaha Kampus Writerpreneur. Aku bertekad untuk bisa menulis setiap hari dengan mengikuti syarat yang diajukan Pengusaha Kampus Writerpreneur.

Aku pun mulai semangat untuk menulis rutin. Aku menyadari bahwa saat aku suntuk dan galau, menulis amat sangat membantu. Jadi, apakah aku punya alasan untuk berhenti menulis? Sepertinya tidak.

Aku akan berusaha terus memaksa diriku menulis dan memperbaiki tulisanku setiap hari.
Walaupun lelah, kucoba untuk tetap menyempatkan diri untuk menulis. Menulis membantuku mengontrol emosi dan perasaanku dengan lebih baik. Menulis memberikan banyak manfaat kepadaku.

Menulis dan membaca adalah hal yang sangat tak bisa terpisahkan. Aku berusaha untuk bisa terus membaca di tengah segala kesibukanku. Aku punya list buku-buku yang harus dibaca, dan semoga aku benar-benar bisa meluangkan waktu untuk membaca buku-buku itu (Harus bisa). Menulis terus menerus dan tidak ada asupan bacaan untuk membuat tulisan kan juga tidak mungkin. Membaca buku akan memberi asupan untuk otak kita agar dapat berpikir lebih kritis.

Membaca tidak harus buku lho. Membaca Al-Quran pun memberikan banyak inspirasi dan hikmah. Saat membaca Al-Quran, hati menjadi tenang. Membaca ayat-ayat Allah, mendengarkan firman Allah, mendapatkan banyak hikmah dari Rabb semesta alam.

Ya Rabb, aku sangat butuh pertolonganmu untuk selalu mengingatmu.

Dengan menulis dan membaca, aku berusaha untuk mendapatkan hikmah untuk semakin mengenal-Mu.

 

Remember Me, I Will Remember You

 

Activity and Rest

[Activity and Rest]

Hamasah Lillah buat segala aktivitasnya. Jangan sampai lupa tidur dan jadi jatuh sakit!

Semoga kalian selalu dikuatkan menghadapi banyak hal yang akan terjadi.

Semoga selalu mendapat keberkahan ilmu dan selalu bisa menebar kebaikan!

hamasah lillah.jpg

Tahukah kamu aku merasa senang berbagi tentang hal ini.

Di blok 1.5 ini aku mulai belajar tentang segala hal mengenai tidur dan aktivitas. Mempelajari hal yang terkait dengan diri sendiri menurutku menyenangkan. Kita bisa dengan segera menerapkan pelajaran yang didapat. Kita bisa membagi sedikit ilmu kita dengan orang lain.

Ilmu tentang kesehatan selalu berkembang. Di zaman sekarang ini, banyak muncul penyakit-penyakit yang semakin tidak biasa. Apa sih penyebabnya? Kalau menurut rahma, banyak orang lebih menyukai hal yang instan di era modern ini. Mereka menyepelekan kesehatan, kurang beraktivitas di luar ruangan , beraktivitas tidak teratur, dan kebiasaan lembur membuat metabolisme tubuh tidak bekerja optimal.

Blok 1.5 yang rahma pelajari bertema ‘Activity and Rest’ (aktivitas dan istirahat). Kuliah di hari pertama membahas teori tidur. Kuliah tersebut menyadarkan rahma akan banyak hal. Menyadarkan tentang arti pentingnya tidur. Rasanya ngena banget di hati. Alhamdulillah Allah mengingatkanku untuk menjaga kesehatan lewat materi kuliah ini.

Akhir-akhir ini aku memang sering lembur ngerjain tugas dan nggak memperhatikan kondisi kesehatan. Makan pun juga kurang diperhatikan, maklum anak kos. Setelah rahma mendapat kuliah tentang teori tidur, rahma merasa harus mengubah kebiasaan menjadi deadliner. Rahma merasa harus merapikan jadwal.

“Tidak perlu memulai dengan hal besar untuk membuat perubahan yang lebih baik.”

Kata-kata itu membuat rahma semangat untuk mulai berubah walau hanya dengan hal kecil.

Rahma mulai kembali membuat planner yang sempat  rahma tinggalkan. Mungkin signifikansinya belum banyak terasakan, tapi setidaknya saat ini rahma tidak lupa agenda-agenda rahma, dan rahma tidak lagi menjadi deadliner. Haha.

Namun rahma akui, rasa malas itu masih sering muncul. Masih sering mager (malas gerak) untuk memulai aktivitas yang sebenarnya sudah dijadwalkan. Doakan rahma untuk selalu menjadi lebih baik ya…

 

Ini rahma ingin berbagi sedikit materi kuliah rahma kemaren. (Hanya materi yang tidak banyak kata-kata kesehatannya, hehe)

 

Tidur sangat penting. Seluruh jaringan tubuh terlibat dalam proses tidur. Pengaturan tentang proses tidur itu amat rumit, ada bagian-bagian otak dan sel-sel khusus yang mengatur proses tersebut.

Kebiasaan lembur tidak baik bagi tubuh, metabolisme dan pembaruan sel-sel tubuh akan bekerja tidak optimal.

Bersyukurlah kita yang masih bisa bangun dan tidur dengan normal. Ada beberapa orang yang mengalami kerusakan di bagian otak yang mengatur proses tidur sehingga kesulitan untuk tidur.

Bersyukurlah! Kita masih sering tidak bersyukur saat bisa bangun dari tidur, padahal ada orang yang meninggal di saat tidurnya. Kita masih bisa menghirup udara pagi di saat ada ibu yang menangisi anaknya yang baru saja meninggal. Bersyukur kita masih diberi kesehatan dan beraktivitas dengan baik.

Sekarang mari kita bahas tentang consciousness.

Consciousness (kesadaran) berbeda dengan bangun. Consciusness memiliki rentang dari sadar penuh sampai koma. Orang yang masih bisa bangun dan tidur dengan baik berarti dalam kesadaran yang sempurna.  Sekali lagi, kita perlu bersyukur tidak sedang koma, tidak sedang berbaring di ranjang selama bertahun-tahun. Bayangkan seorang anak yang koma bertahun-tahun dan ibunya tetap telaten merawatnya, berharap anaknya dapat beraktivitas kembali dengan normal.

Menjaga kesehatan sejak muda amat penting. Jangan sampai menyesal di hari tua. Banyak orang yang masa bodoh dengan kesehatan, “kan aku kuat, aku nggak akan sakit kok walaupun aku sering lembur”. Ya boleh saja kita merasa kuat saat ini. Anak muda memang sering tidak sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Metabolisme anak muda memang berada di puncaknya, organ-organ tubuh masih bekerja dengan optimal. Makan sembarangan, tidak pernah olahraga, main game sampai lembur, mungkin hal-hal tersebut belum memberikan efek buruk saat ini. Namun di saat umur mulai bertambah, efek buruk dari kebiasaan kurang menjaga kesehatan saat muda akan mulai muncul.

Semoga aktivitas yang kita lakukan selalu berkah dan mendapat cinta-Nya. Semoga kita tetap semangat untuk melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

Hamasah lillah menuntut ilmu!

Hamasah lillah belajar di universitas kehidupan yang sebentar ini!

Hamasah untuk mempersiapkan akhirat yang kekal nanti!

Lelah, Lillah, Menjadi Lebih Baik

“aku lelah”
“aku ingin menyerah”
“aku sudah tidak sanggup lagi”
“aku…. ”

cukup, jangan katakan itu. aku lelah mendengarnya.

… Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya…
[2:286]

jadilah hamba yang kuat!


“aku takut lelahku tidak membawa berkah”

“aku takut lelahku tidak lillah”

“aku sungguh takut lelah bukan karena Allah”

untuk apa berlelah-lelah, tapi di hari akhir nanti, semua sia-sia. Semua sia-sia karena niat tidak lurus.
Semua lelah menjadi sia-sia karena segala aktivitas hanya dimaknai sebagai rutinitas yang kehilangan makna.


“aku ingin jadi lebih baik setiap harinya”

“aku ingin jadi lebih baik, tapi aku bingung bagaimana caranya”
“aku takut terbawa arus”
“aku takut hilang pendirian”
“aku takut prinsipku menjadi rapuh”
..
..
..
saat progres kebaikan mendekati 0
saat Allah kemudian menegur kita
saat Allah membuat peka hati kita
saat Allah menunjukkan kesalahan-kesalahan kita
saat Allah masih mengingatkan kita untuk kembali ke jalan yang lurus
Bersyukurlah!
Bersyukurlah karena masih diberi kesempatan untuk menjalani hari-hari di dunia ini.
Banyak orang yang ingin bisa kembali sedetik saja di dunia ini untuk beribadah pada-Nya.


Menemukan banyak atmosfer berbeda

Terkadang bingung untuk memposisikan diri menjadi seperti apa.
Banyak tuntutan, banyak permintaan.

Tapi rahma ingat jelas, kata-kata dari seorang teman.
yang intinya
“tidak perlu kita menuruti setiap permintaan orang lain terhadap kita, dengarkan, tapi jangan ambil semua, filter yang paling cocok, filter yang paling sesuai. Sesuai menurut siapa? Hati kita telah diberi pengetahuan untuk memilih mana yang paling sesuai, tuhan kita telah menganugerahi kita dengan hati dan akal yang bisa kita pergunakan dengan baik.

Tergantung kita akan menjadi seperti apa, terlihat baik di mata orang lain itu baik, tapi yang lebih penting adalah benar-benar baik di mata tuhan.
dan hati siapakah yang mendapat anugerah untuk bisa memilih hal yang paling sesuai?

hati yang selalu meminta pertolongan pada tuhan, hati yang selalu meminta kebaikan, hati yang selalu memperbarui niatnya agar tetap lurus”

selamat berjuang untuk memiliki hati yang cantik!

———————————————————————

 

Kadang aku merasa berada di tempat yang salah, tidak seharusnya aku berada di sini
tidak seharusnya..

Namun memang adakalanya, kita memang tidak ditakdirkan untuk berada di tempat yang kita inginkan

Mungkin sekarang adalah proses pembelajaran untuk meyakinkan bahwa kita memang benar-benar hamba yang pantas diuji

Mungkin dan mungkin, banyak kemungkinan, tapi kemungkinan-kemungkinan itu tidak begitu penting.

Diri kita sendiri dan Tuhan yang lebih tau tentang kita.

Lalu, bagaimana kita akan bisa menjadi lebih baik esok hari?

————————————————————————–

 

Rapuh
Hilang arah
Tersesat
Lelah

Maka kembalilah
Selalu ada jalan pulang
Selalu ada tempat kembali
Selalu ada rumah

Selalu ada kebahagiaan sejati

Semoga lelahmu lillah!
Semoga kau tak lagi hilang arah!

Selamat mengarungi samudera kehidupan

Kau akan bertemu dengan tempat-tempat baik dan para pemilik hati-hati yang baik.

Kau akan menemukan apa yang kau cari.

Setiap dan segala aktivitas yang kau jalani, semoga membawamu semakin dekat, semakin dekat pada tujuanmu, yaitu pada cinta-Nya

Mungkin kau lupa, mungkin kau tersesat,
tapi kau punya teman yang akan menarikmu untuk kembali ke jalan rahmatnya.

Sayangilah mereka yang menjadi sahabatmu dalam kebaikan, yang menarik memaksamu menceburkan diri dalam lautan kebaikan.

Sayangilah hati-hati cantik itu, semoga dirimu juga menjadi bagian dari pemilik hati yang cantik itu.

Selamat menebar kebaikan di manapun kau berada!

6391

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑