Cari

Love My Life

Meet The Greatest Night, Laylatul Qadr

Caramel Mocha

Hello! Gimana nih puasanya? Masih semangat? Nggak ada bolong kan? 😀 Semoga puasanya lancar dan berkah ya. Aamiin~

Tidak terasa Ramadhan sudah lewat pertengahan alias masuk hari ke 18, hiks ?. Perasaan baru kemarin bahagia karena udah masuk bulan Ramadhan lagi. Eh, ini udah pertengahan aja. Yeah, time goes on, life also must go on. (Udah bener gak sih englishnya? Muehehe).

imagecreated by @asma.niin

Ohiya, sebentar lagi kita akan berada di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Itu artinya kita akan bertemu dengan malam yang lebih baik dari 1000 bulan *Aamiin Allahumma Aamiin. Yup, di waktu tersebut ada Laylatul Qadr, malam dimana semua ibadah kita akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Ini seperti bonus besar dari Allah, kesempatan emas melipatgandakan pahala euy! Yuk kita kembali merenungi terjemahan surah Al Qadr lagi:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.
2…

Lihat pos aslinya 255 kata lagi

Refleksi Diri Menjelang Ramadhan

sKadang aku merasa kehilangan diriku. Aku merasa terlalu lelah dengan segala kesibukanku. Aku menyadari asupan ruhaniku semakin berkurang.

Aku merasa mengambil terlalu banyak amanah. Hmm, ataukah aku yang terlalu banyak diberi amanah?

Sejatinya Allah tahu kapasitasku, hanya saja aku yang merasa terlalu lelah.

H-6 Ramadhan ini.. Aku masih saja berkutat dengan segala deadline.

  • Deadline Layout Ramadhan Guide Book RIMFA 1438 H
  • Deadline NSC
  • Deadline Bikin Sertifikat
  • Deadline Tulisan FLP
  • Dan banyak Deadline lain..

 

Mungkin memang mulai sekarang aku harus mendeadline diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik…

Ayo ingat, baca qurannya gimana? Hafalan qurannya gimana? Sudah siap belum menghadapi Ramadhan

Ya Allah, maafkan hambamu ini

 

Aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Catatan tentang Aktivitas Menulis dan Membacaku :

 

Menulis dan membaca seperti terbengkalai. Sejak sering diamanahi membuat desain, jadi mendesain lebih sering kulakukan daripada membaca dan menulis.

Grup WA jujur jarang kubaca. Maafkan aku apabila banyak chat wa yang tidak kubaca.Banyaknya komunikasi ku lewat line.

Pada akhirnya kemampuan menulisku tidak berkembang, aku sebenarnya sedih akan hal ini.. Mungkin aku harus lebih disiplin dalam meluangkan waktu untuk menulis. J

 

 

Tuhan Maha Romantis Quotes

Kutipan-kutipan dalam buku ini sangat indah..

Kadang kita perlu menjadi tuli.
Kadang kita perlu mengabaikan kalimat-kalimat negatif yang menghampiri kita, bahkan ketika teriakan itu diucapkan oleh diri kita sendiri. Sebagian suara barangkali ada untuk kita dengar, sisanya untuk kita abaikan.

Hidup kita nggak lama, nggakperlu habiskan waktu dan energi untuk lakukan hal-hal yang justru menghambat kita melakukan kebaikan.

Apa-apa yang dari hati akan sampai ke hati

Kita mencintai seseorang karena kita memilih untuk mencintainya.

Rasa yang indah ini memang anugerah Allah, tapi diri kita sendirilah yang memegang kontrak penuh atas perasaan yang membuncah dalam dada ini. Diri kita sendirilah yang bertanggungjawab atas hati yang berbunga-bunga setiap bangun pagi ini

Tapi ibu, tolong restui anakmu untuk bahagia dengan hujan cinta ini, dan kalau hujan cinta ini juga ikut-ikutan membuat cucianmu tak kunjung kering, aku akan dengan sukarela menjemurkannya untukmu.

2016-07-25_09-38-18.jpg

Sibuk

Sibuk apa sekarang?

Sibuk rapat? Sibuk ngurus ini itu? Sibuk nge-proker? Hmm..

Kadang kita terlalu sibuk dengan segala aktivitas kita, dan kita lupa untuk sibuk menengok hati kita.

Padahal mungkin saja hati kita sudah dipenuhi oleh sarang laba-laba.

Padahal mungkin hati kita sudah rindu untuk ditengok sebentar saja…

 

Jangan sampai segala kesibukan kita melalaikan kita untuk terus memperbaiki hati.

Jangan sampai hati ini terlanjur kotor dan penuh noda…

 

Bersibuklah memuhasabah diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik…cahaya

 

 

Muhasabah Sebelum Ujian

Bu.. Doakan ya Bu… Besok aku ujian”

“Iya, ibu selalu doakan, yang penting berusaha, nilainya jelek nggakpapa”

Aku selalu merenungi kalimat Ibuku.

Bertanya-tanya apakah diri ini sudah mengusahakan yang terbaik?

Padahal alhamdulillah nilai-nilainya juga nggak jelek, tapi apakahaku sudah berusaha maksimal?

Hmm, aku hanya bisa banyak beristighfar atas segala kekacauan yang kubuat di blok 1.5 ini.

Momen menjelang uab sepertinya amat tepat buatku untuk banyak menengok ke belakang. Saat yang tepat untuk berhent sejenak, bermuhasabah apakah aktivitas-aktivitasku lebih banyak kebermanfaatannya ataukah malah sebaliknya.

Apakah ilmu-ilmu yang aku cari setiap hari itu berkah?

Pertanyaan amat besar bagiku, karena diri ini masih sangat jauh dari kata baik. Aku hanya bisa berharap agar setiap ilmu yang baik itu bisa membaikkan diriku ini..

 Kalam

Pahalanya Masih Mengalir Lho..

Girls, pernah nggak kita merasa sedih mendapati haid di bulan Ramadhan?

Apalagi di 10 hari terakhir? Yups, mungkin kecewa, pengennya ibadah maksimal, kok nggak bisa. Gimana dong? Bagaimana agar tetap mendapatkan banyak pahala walaupun haid di bulan Ramadhan?

Girls, jangan khawatir nggak dapat pahala ya.. Masih amat banyak pahala yang bisa dikumpulkan saat haid

  1. Membantu menyediakan takjil

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga. HR. Tirmidzi no. 807

Kegiatan masak memasak sangat  cocok dilakukan untuk mengasah keterampilan kita. Pahalanya pun mengalir lancar.

  1. Sedekah

Sedekah manfaatnya amat banyak, baik pemberi maupun penerima. Pahala sedekah pun dilipatgandakan berkali-kali lipat. Sedekah adalah amalan yang sangat bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid.

Sedekah juga melatih kita berempati terhadap kesusahan orang lain.

  1. Banyak berdzikir

Dzikir adalah amalan yang sangat mudah dilakukan, tetapi amat sering terlupa. Dzikir dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Saat berada di jalanan yang macet, kita bisa berdzikir. Saat memasak, saat melakukan aktivitas, bibir kita masih bisa menggerakkan bibir.

  1. Mendengarkan Al-Quran

Wanita haid masih boleh mendengarkan Al-Quran. Mendengarkan Al-Quran akan memberikan ketenangan dan memberikan banyak manfaat. Mendengarkan Al-Quran juga bisa digunakan untuk murojaah.

  1. Menghadiri kajian yang penuh ilmu dan membaca buku-buku yang sarat ilmu.

Menuntut ilmu itu wajib. Dengan menghadiri kajian, ilmu kita akan bertambah. Apalagi saat bulan Ramadhan ada banyak kajian yang sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan. Wanita yang sedang haid  sangat dianjurkan untuk mengikuti kajian untuk menambah semangat dan ilmu selama bulan Ramadhan.

  1. Tetap bangun saat sahur

Membantu menyediakan sahur untuk keluarga sangat disarankan. Waktu sahur adalah salah satu waktu yang doa-doanya mustajab dan penuh keberkahan. Jadi walaupun haid, usahakan untuk tetap bangun dini hari.

Selain itu, wanita haid bisa membaca buku-buku yang kaya akan ilmu, baik itu buku ilmu pengetahuan maupun buku agama. Buku-buku itu insyaAllah memberikan banyak wawasan dan khazanah ilmu pengetahuan.

Masih banyak kan amalan yang bisa dilakukan wanita haid di bulan Ramadhan. Semoga pahala dapat terus mengalir walaupun kita sempat tidak berpuasa selama Ramadhan.

 

Jadikan Ramadhan tahun ini Ramadhan terbaikmu

 

 

 

10 Tips Ramadhan

Bulan yang dinanti-nantikan telah tiba. Bulan yang dirindukan umat muslim di seluruh dunia telah tiba. Bulan dilipatgandakan segala kebaikan, bulan diampuni dosa-dosa, bulan penuh rahmat.

Bagaimana kita bisa mendapatkan keberkahan dari Ramadhan secara optimal?

Nah, ada beberapa tips nih buat temen-temen

  1. Mempersiapkan Ramadhan sejak jauh-jauh hari

Bulan yang istimewa memang sebaiknya dipersiapkan dengan perlakuan yang istimewa. Bagi yang perlu mudik dan bepergian saat Ramadhan, persiapannya harus matang, tiket bisa dipesan sejak jauh-jauh hari agar nanti tidak mengganggu ibadah saat Ramadhan . Persiapan fisik dan mental juga  amat penting. Membiasakan puasa senin kamis sangat baik untuk persipan fisik kita. Jangan lupa untuk mempersiapkan mental kita dengan banyak belajar tentang Ramadhan dan tentang Islam

  1. Meluruskan Niat

Niat adalah hal yang paling pertama dinilai, jadi amat penting untuk meluruskan niat kita melakukan amalan di bulan Ramadhan ini. Niat untuk mencari Ridha Allah dan menebar kebaikan di manapun kita berada.

  1. Membuat Planner

Membuat planner amat penting. Ramadhan adalah bulan yang bisa menjadi momentum untuk lebih produktif. Banyaknya agenda di bulan Ramadhan jangan sampai membuat kita tidak bisa beribadah secara maksimal. Membuat rencana kegiatan beserta ibadah yang harus dilakukan akan sangat membantu.

  1. Bergabung dengan Komunitas Muslim

Berkumpul dengan orang-orang shalih akan sangat menolong kita untuk tetap berada dalam lingkaran kebaikan. Teman-teman kita akan sering mengajak kita untuk pergi ke majelis-majelis ilmu yang insyaAllah berkah.

“Apabila kalian berjalan melewati taman-taman Surga, perbanyaklah berdzikir.” Para Sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud taman-taman Surga itu?” Beliau menjawab, “Yaitu halaqah-halaqah dzikir (majelis ilmu).” (HR. Tirmidzi).

 

  1. Memperbanyak interaksi dengan Al-Quran

Memperbanyak tilawah, mentadabburi Al-Quran, dan banyak berinteraksi dengan Al-Quran sangat dianjurkan. Telah banyak disebutkan keutamaan-keutamaan berinterksi dengan Al-Quran.

  1. Memperbaiki kualitas amalan wajib dan amalan sunah

Di bulan ramadhan ini amalan sunah bernilai seperti amalan wajib di hari-hari biasa. Nah, coba bayangkan berapa banyak dan menakjubkan pahala amalan wajib di bulan Ramadhan!.

  1. Memperbanyak sedekah

Sedekah di hari biasa saja pahalanya amat sangat banyak, apalagi pahala di bulan Ramadhan. Bersedekahlan di badan amil zakat yang telah kredibel dan bisa menyalurkan sedekah dan zakat kepada yang benar-benar membutuhkan.

  1. Ramadhan, momentum untuk hijrah

Momentum ramadhan sangat cocok bagi setiap muslim untuk merenung dan membuat resolusi diri untuk menjadi lebih baik. Menjadikan ramadhan sebagai salah satu momen utuk hijrah menjadi hamba Allah yang selalu lebih baik.

  1. Menganggap Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir.

Wujud rasa syukur kita telah dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan tercinta ini adalah melakukan amalan-amalan dengan sebaik-baiknya. Saat kita menganggap ramadhan kali ini adalah ramadhan terakhir kita, kita akan bersungguh-sungguh untuk melakukan segala hal dengan baik.

  1. Mengoptimalkan 10 malam terakhir Ramadhan

Lailatul Qadr, malam yang penuh barokah. Setiap muslim berupaya untuk mendapatkan lailatul qadr di 10 malam terakhir. Perbanyak i’tikaf dan lebih memfokuskan diri untuk beribadah.

“Jadikan Ramadhan Tahun Ini sebagai Ramadhan Terbaikmu!”

Menghafal Al Qur’an, Masih Belum Terlambat

life in letters

(Bismillah. Tulisan ini dibuat sebagai pengingat untuk diri sendiri. Alhamdulillah kalo bisa juga memberikan manfaat buat yang lain).

Kisah ini dimulai dari statusku sekarang yaitu sebagai “mahasiwa pengangguran”. Kenapa mahasiswa pengangguran? Karena emang proses perkuliahan pre-klinik sudah selesai, tapi sekarang masih menunggu wisuda dan koas. Menjadi seorang “pengangguran” yang lumayan lama membuatku berpikir tentang beberapa pilihan kegiatan yang bisa aku lakukan. Sempat terbersit beberapa pilihan mulai dari jalan-jalan, nyelesain nonton film yang belum ditonton, baca novel/buku yang belum dibaca, belajar bahasa, belajar jahit, belajar masak, sampe ada keinginan juga buat jadi asisten penelitian, jadi volunteer di kegiatan sosial, jadi pengajar buat anak-anak, mau coba usaha/jualan gitu, pengen ikut rumah tahfidz/qur’an dan lain-lain. Di antara semua pilihan itu, Alhamdulillah Allah kasih jalan buat aku ikut Dauroh Qur’an selama 1 bulan di Rumah Qur’an, yang lokasinya ada di Karanganyar.

Berawal dari info salah satu temen yang sama-sama pengen ikutan program hafalan, akhirnya…

Lihat pos aslinya 1.201 kata lagi

Suara Hati

nulis× : “Kok sekarang sering bingung mau nulis apa ya?”
y : “Hmm, jadi ngerasa nggak produktif ya?”
x : “Gimana dong?”
y : “Masih rajin baca buku-buku?”
x : “Eh iya ya, sekarang sering nggak sempat”
y : “Disempatin lah”
x : “Padahal seharian udah sampai lembur-lembur, kok masih kehabisan waktu gini ya? Apakah waktuku nggak berkah?”
y : “Yang tahu jawabannya ya kamu sendiri. Mungkin bisa mulai diagendakan lagi dan di-list buku-buku yang mau dibaca”
x : “Eh, tapi aku juga bingung tuh. Kenapa ya ide-ide malah muncul di saat yang nggak tepat?”
y : “Saat yang nggak tepat?”
x : “Iya, idenya tu malah sering muncul waktu kuliah, kuliah anatomi lagi. Jadi nggak fokus. Bingung antara mendengarkan kuliah dosen atau menuangkan ide ke dalam tulisan”
y : “Wkwk, kok lucu. Parah kamu”
x : “Gimana ya?”
y : “Harusnya kamu yang lebih tau jawabannya”
x : “Yaudah, dengerin kuliah dosen dulu aja deh. Mungkin aku akan dapat ide dari perkuliahan.” Kamis, 23 Maret 2017
Kuliah Anatomi Sistem Saraf

Blog di WordPress.com.

Atas ↑